Erupsi Obat

Merupakan reaksi alergik berat pada kulit atau daerah mukokutan yang terjadi sebagai akbat pemberian obat yang biasanya sistemik.

Patogenesis :
  • Reaksi hipersensitivitas tipe I : reaksi anafilaktik
  • Reaksi hipersensitivitas tipe II : reaksi sitotoksik
  • Reaksi hipersensitivitas tipe III : reaksi kompleks imun
  • Reaksi hipersensitivitas tipe IV : reaksi tipe lambat
Diagnosis :
  • Anamnesis : adanya obat yang dikonsumsi , kelainan timbul secara akut disertai gatal dan demam.
  • Kelainan kulit generalisata den bentuk bervariasi : urtikaria, eritema, purpura, eritema nodosum, eritroderma.
Diagnosis Banding :
  • Erupsi exantema : viral exantem, sifilis sekunder, pitiriasis rosea atipikal, dermatitis kontak, alergi meluas.
Pemeriksaan Penunjang :
  • Eosinofil > 1000/ml
  • Limfositosis dengan limfosit atipikal
  • Patologi Anatomi.
Perawatan RS :
  • Rawat jalan bila ringan
  • Rawat inap bila berat
Penatalaksanaan :
  1. Sistemik :
    • Cari dan hindari obat penyebab
    • Prednison 3 x 100 mg
    • Antihistamin
  2. Topikal :
    • Bila kering diberi bedak
    • Bila basah dikompres
Lama Perawatan :
Tergantung kondisi penyakit

Masa Pemulihan :
7-14 hari

Prognosis :
Baik, bisa sembuh total